Cerpen Ketiga
KHAYALAN KIRANA
By: Kiky Kikok
Aku Kirana umurku bulan depan sudah mencapai angka 19 tahun dan sekarang menempuh jenjang pendidikan di sebuah pergurusn tinggi negeri di Yogyakarta. Semenjak merantau ke luar kota raga ini jarang sekali bertemu dengan orang tua dan saudaraku. Bersua dengan mereka pun tatkala masa liburan kuliah saja. Selain itu intensitas bertemunya sangat jarang. Yah… bagiku itu semua sudah menjadi kehhidupanku sehari-hari. Toh, sebelumnya sudah susah bertemu dengan keluargaku. Semuanya sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri.
Hingga bosan dengan semuanya. Jenuh dan tak ada perubahan sampai pertemuanku dengan seseorang yang aku temui ketika tak sengaja jatuh dari motor. Dia menolongku tulus ikhlas. Aku terperana dipandangan pertama. Mataku tak berkedip memandang wajahnya yang tampan seperti brade pit artis Hollywood itu loh. Kata-kata yang dia ucapkan kepadaku selalu terngiang-ngiang ditelingaku. Kata yang tak akan hilang dfan akan selau terukir dilubuk hati.
“Mbak…. Nggak apa-apa kan?? Ada yang terluka??”
“Oh…. Iya aku nggak apa-apa kok…. Teriakasih ya mas…”
“Sama-sama mbak….”
“Eh.. Mas.. namaku Kirana.. (mencoba memperkenalkan diri)”
“Baiklah mbak, eh Kirana .. namaku Egi ”
“Egi.., nama yang bagus…”
“Makasih mbak.. ups… Kirana, ya sudah aku pergi dulu ya, soalnya aku terburu-buru. ”
“Oh iya mas… eh.. Egi baiklah terimakasih banyak sudah menolongku.”
Semenjak pertemuan itu, warna hidupku yang tadinya hitam dengan putih kini mulai berwarna. Entah apa yang menjadikannya seperti ini. Apakah ini yang namanya Jatuh cinta?? Hm… whatever.. yang penting aku bisa mewarnai hidupku yang suram ini menjadi cemerlang dengan guratan-guratan warna Cinta. Hari-hariku selalu wangi dan dengan tebaran bunga-bunga di hati. Oh.. indahnya…… namun, keindahan itu mulai sinar dengan dtangnya himbauan dari ibuku yang m,elarang aku untuk memiliki cinta kepada lawan jenis. Sedangkan ayahku mendukung apa yang aku lakukan. Dua pertentangan yang sudah biasa terjadi dalam setiap keluarga. Tapi hal ini membuat aku galau. Bingung bdengan apa yang akan kau pilih. Huft… adakah yang bisa menjawab pertmasalahanku ini???
“Kiki ayo sarapan dulu…”kata mamaku
“Nggak ma.. aku masih kenyang”
“Kenyang bagaimana dari semalam kamu belum makan ”
“Nggak ma… kiki berangkat dulu”
“Huh… tuh anak dibilangin ngeyel banget sih,.. (gerutu mama)”
“Assalamualaikum ma…”
“Waalaikumsalam….”
Bergegaslah lah aku untuk kemabali kekota perantauanku. Yah,,, liburan seminggu di rumah malah membuatku tambah stress. Percuma saja aku pulang ke rumah. Dirumah aku malah tak dianggap. Lebih baik aku tinggal di kota rantrauanku. Disana aku bisa berbunga-bunga memandang pesona Yogyakarta dan bertemu dengan pujaan hati tentunya. Wow sungguh menyenangkan dan aku bisa menrefresh otakku yang berjubel dengan masalah-masalah yang tidak akan terselesaikan.
# Malioboro
“Aduh…. (pundakku tersenggol dengan seseorang yang lewat disampingku)”
“Maaf.. mbak…… ”
“Sepertinya aku kenal deh sama anda…. Egi bukan???”
“Kirania ya…. (Sambil mengacungkan telunjuknya). Ya benar aku Egi.. (mengulurkan tangan) ”
“Hai.. Egi… gimana kabarnya neh… nggak sengaja bertemu disini”
“Iya… kebetulan banget ya… kamu lagi ngapain disini??”
“Biasa nyari benda buat menghias buku elektroniku…. Kamu sendiri ngapain??”
“Lagi nyari aksesoris motor…. Hehehe.. sudah sembuh kamu ki….”
“Yah lebih baik….. ”
Pertemuan itu semakin menyakinkanku bahwa cinta pandangan pertama itu benar adanya. Aku tak menyangka aku bisa jatuh cinta juga. Aku termasuk cewek yang cuek dengan laki-laki. Hm… entahlah….. ini benar-benar bisa mengisi khayalanku yang selama ini kosong. Aku senang sekali, dan aku nggak pernah sesenang ini. Mungkin inilah jawaban do’a yang aku pinta kepadaNya.
“Woi…. Kirana…… bangun mau berangkat kuliah nggak??”
“Iya… iya… hoam… (kucek-kucek mata). Eh Wid, kamu tahu nggak aku ketemu makhluk ganteng kayak Brade Pit…”
“Hahahahahaha…… kapan, semalem?? Hahahahaha…. Kamu aja tidur dari sore… bisa-bisanya kamu ketemu cowok…”
“Tapi ini beneran tau…. ”.
“Iya bener di mimpi…, ayo mandi berangkat kuliah….. hahahaha kamu ini ada-ada saja,,, Ki,,”
“Beneran tau Wid…. Kamu kok di bilangin ngeyel banget sih….”
“Halloo.. Kirana sayangku…. Kamu itu nggak ketemu siapa-siapa….. kamu itu tidur dari sore……”
“Hah….. berarti cuma mimpi dong…… ”
“Iya Kiki…….. ”

0 komentar:
Posting Komentar