TREATMENT "NYAWA KENTRUNG"
01.
EXT. KAMPUNG PEMULUNG/ PAGI
Suasana kumuh langsung
terlihat ketika cahaya matahari mulai menyorot perkampungan tersebut. Terlihat
warga kampung tengah berlalu lalang menjalani aktivitasnya. Terlihat sebuah
rumah dengan tumpukan rongsokan yang begitu banyak.
02.
INT. RUANG TAMU /PAGI
PARMAWATI mulai bersiap-siap
mencari rongsokan. Sedang TUKIJA menghitung hasil pencariannya kemarin untuk
makan hari ini. sering kali terdengar tangis si bungsu. TONI menenangkan adik
bungsunya. Setelah adiknya tenang baru ia mulai berangkat sekolah dan tidak
lupa membawa kentrungnya.
03.
EXT. KAMPUNG PEMULUNG/PAGI
TONI sedang bermain ketrung.
Berlatih untuk mengamen nanti sepulang sekolah. Sambil berjalan menuju8
sekolahnya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Tetapi TONI selalu terlambat
masuk sekolah.
04.
INT. RUANG KELAS/ PAGI
BU
MURTI mulai membahas pelajaran hari ini. TONI memasuki kelas dengan
tergopoh-gopoh. Menarik nafas panjang.
05.
INT. DALAM BIS/ SIANG
Suasana
panas membuat penumpang bis merasa kegerahan. Terlihat penumpang bis
mengipas-ngipas. Terdenggar teriakan kernet berteriak memanggil penumpang. TONI
mulai memainkan kentrungnya. Hingga dua sampai tiga lagu. Bis melaju.
06.
INT. DALAM BIS/ SORE
Terlihat
matahari beristirahat di ufuk barat. Tetapi TONI masih terus mendendangkan lagu
dengan iringan ketrung. Kali ini ia berganti bis. Dan turun dekat
perkampungannya.
07.
EXT. KAMPUNG KUMUH/ MALAM
Terlihat
TONI menuju rumahnya. Sambil menghitung recehan yang ia dapatkan hari ini.
Sedikit berbecek-becekan. Karena kampung itu habis diguyur hujan.
08.
INT. RUMAH TONI/ MALAM
PARMAWATI
terlihat kelelahan. TUKIJA memberikan hasil penjualannya kepada PARMAWATI. TONI
bermain dengan adik-adiknya.
09.
INT. RUANG KELAS/ PAGI
TONI
menjalani ujian. TONI mengerjakan ujiannya dengan serius. Sesekali ia memainkan pensilnya. Terlihat BU
MURTI mengawasi dengan ekspresi muka tegang.
10.
INT. RUANG KELAS/ PAGI
Kelas sedikit tegang. Karena
pembagian raport akan segera dimulai. Akhirnya raport pun dibagikan satu
persatu. TONI merasa gugup mengetahui hasil ujiannya. Kali ini raportnya
diambilkan PARMAWATI. PARMAWATI mulai membuka raport secara perlahan. Dan TONI
tersenyum bahagia.

0 komentar:
Posting Komentar