SKENARIO TUGASKU
SINOPSIS
Dalam pertarungan pikiranya
yang kadung junud, Daus akhirnya untuk memutuskan untuk mengakhiri hidupnya
dengan menjeburkan diri ke sungai yang
meluap akibat hujan deras dua hari yang lalu. Dari jauh tubuh Daus terseret
air bahyang menggulungpontang-panting, kakinya nabrak jembatan besi, tangannya
nabrak batangan pohon, dan kepalanya juga terbentur batu sampai bonyok. Siapa
pun yang melihat pasti menjerit haru sekuat-kuatnya.
Tapi dalam pikirannya yang
lain. Daus terpingkal-pingkal memegang tingkah laku adiknya Fatimah yang tengah
bercerita pengalamannya ikut audisi bintang cilik. Cerita Fatimah, katanya
disuruh berperan jadi anak bego dan pincang tapi rajin menabung dan suka
menolong.
Di sisi pikirannya Daus yang
lain lagi, malah tengah duduk sila, berdzikir di pojok mushola.
Sebentar-sebentar meneteskan air mata. Bahkan kadang tampak sesenggukan, tak
tertahankan.
Namun Daus sepertinya masih
teringat kejadian dirinya saat hanyut terbawa banjir. Sebentar kemudian , ia
ingat adiknya Fatimah yang melucu. Lantas, muncul lagi dirinya berada di pojok
mushala, Banjir, cengkerama dengan adiknya, duduk di Mushala silih berganti
menghantui pikiran Daus yang tengah bersandar di ruang tamu.
Semetara Bu Mila (ibunya
Daus da Fatimah, hanya gel;eng-geleng kepala dari pojok ruang tamu. Entah menahan pilu, haru, atau sebenarnya heran.
TREATMENT
Tokoh:
DAUS
Karakteristik tokoh
A. PERAWAKAN TUBUH.
Berusia sekitar 25 tahun.
Tinggi sekitar 170 cm.
Memiliki tanda lahir berupa tahi lalt di jidat.
Berkulit kuning langsat.
B. WATAK
Penuh semangat
Kurang percaya diri dalam setiap keputusan yang
diambilnya (pesimis)
Peyayang
Ringan tangan
Mudah putus asa
Keras kepala
FATIMAH
Karakteristik tokoh
A. PERAWAKAN TUBUH
Memiliki tinggi badan sekitar 125 cm
Berperawakan kurus
Kulit kuning langsat
Gemar memakai jilbab
Berumur sekitar 10 tahun
B. WATAK
Periang
Optimistis
Suka mengibur
Menyukai komik islam
Bercita-cita ingin menjadi penyanyi dan aktris.
Sedikit keras kepala
MILA
Karakteristik tokoh
A. PERAWAKAN TUBUH
Berbadan tambun (gendut)
Kulit kuning langsat
Berjilbab
Sering memakai gamis atau daster
Berumur sekitar 50 tahun
B. WATAK
Lemah lembut
Penyabar
Selalu mendukung apa yang diinginkan oleh putra
putrinya
ACT I:
EXT. SUNGAI. SORE. WAKTU
SENJA.
Terlihat Daus yang memandang
sungai penuh hasyrat ingin menjeburkan diri ke dalam sungai tersebut. Dan
hanyut serta tubuhnya tercabik-cabik akibat benturan dengan benda-benda yang
tertabrak oleh dirinya. Batu, kayu, dan pinggiran sungai, serta warna sungai
merah semerah langit Senja.
KEMUDIAN MUNCUL.
“TANGIS SURGA”
ACT II:
EXT. JALAN MENUJU RUMAH
DAUS.SORE.
Matahari mulai kembali ke
peraduannya. Perjalanan Daus ke rumahnya terasa sangat jauh. Ketika ia baru
saja menyelesaikan urusannya dengan seseorang di hidupnya.
CUT TO
EXT. DEPAN RUMAH DAUS. SORE
Terlihat Mila sedang menyapu
halaman, dibantu oleh Fatimah.
CUT TO
EXT. DEPAN RUMAH DAUS. SORE
Dari kejauhan terlihat Daus
nampak lesu. Sambil menenteng Map.
CUT TO
INT. KAMAR DAUS. SORE
Meletakkan Map di meja.
Kemudian ia merebahkan tubuhnya di dipan. Tampak murung. Ia teringat kata-kata
Ayahnya.
INT. KAMAR DAUS. MAGHRIB
Suara adzan mulai terdengar.
Daus masih menyesali apa yang dia lakukan hari ini. dan menyerah melakukan apa
yang siduruh oleh ibunya.
INT. RUANG TELEVISI.
MAGHRIB.
Terdengar suara ketukan
pintu yang membangunkan lamunan Daus dan ternyata yang diluar sana adalah
Fatimah. Kemudian Fatimah masuk ke dalam kamar Daus.
INT. KAMAR DAUS. MAGHRIB
Daus tengah
berbincang-bincang dengan Fatimah dan melaksanakan salat berjamaah.
ACT III:
EXT. PEMANDANGAN SEKITAR
RUMAH DAUS. PAGI.
Matahari mulai meninggi. Terdengar
suara piring dan bau masakan di dalam rumah Daus.
INT. RUANG MAKAN. PAGI.
Mila sedang membawa bakul
nasi dan sayur untuk sarapan. Dari kejauhan Fatimah sedang bersiap-siap untuk
berangkat ke sekolah.
EXT. TERAS RUMAH DAUS. PAGI.
Terlihat Mila sedang menyapu
halaman. Kemudian Fatimah berpamitan untuk ke sekolah. Sedangkan Daus hanya
duduk merenung di kursi tersa.
EXT. TERAS RUMAH DAUS. PAGI.
Daus dikagetkan oleh ibunya.
Dan Mila dan Daus mengobrol.
EXT. DEPAN RUMAH DAUS. PAGI.
Terlintas warga desa sedang
bersiap-siap untuk bekerja.
ACT IV:
EXT. SUNGAI. PAGI.
Pikiran Daus sedang
bercabang. Ia bingung apa yang akan ia lakukan untuk orang tuanya. Riak-riak
sungai semakin menuduhnya. Angin yang berhembus menariknya untuk masuk menghadap
sungai. Daus teringat masa lalunya.
EXT. RUMAH. PAGI.
Daus seolah-olah akan
berangkat ke sekolah. Ia meminta izin kepada Mila. Namun, itu hanya omongan belaka. Selain itu, Daus
sering mengabaikan nasehat orang tuanya. Dan mengabaikannya.
INT. KAMAR DAUS. PAGI/SIANG.
Nampak Daus terkaget
akan bayangan masa lalunya. Dan di kagetkan oleh suara ketukan pintu.
INT. RUANG TELEVISI.
PAGI/SIANG
Daus membuka pintu, dan
didapatinya adiknya Fatimah. Dengan senyum lebarnya. Fatimah kemudian bercerita
apa yang ia dapatkan di sekolahnya. Dan kemana ia akan pergi nantinya saat
liburan tiba.
INT. RUANG MAKAN. SIANG.
Daus makan siang bersama.
Setiap ucapan ibunya kini ia cermati baik-baik. Namun, Daus terkadang masih
mengabaikannya. Masuk kuping kanan, keluar kuping kiri.
INT. RUANG TAMU. SIANG.
Suara ketukan pintu
terdengar dari luar. Dari dalam terlihat ada orang yang datang.
EXT. BERANDA RUMAH DAUS.
SIANG.
Terlihat takmir mushola,
serta ketua RT mendatangi rumah daus.
INT. RUANG TAMU. SIANG.
Mila membukakan pintu. Dan
sedikit kaget melihat ketua RT dan takmir mushala datang. Mila mempersilahkan
masuk kedua tamu tersebut. dan menanyakan ada keperluan apa. Dari balik korden
yang menyekat antara ruang tamu, telihat daus yang sedang mengintip.
ACT V:
EXT. BERANDA RUMAH. SORE.
Fatimah tengah menyapu
halaman rumah. Terlihat daus dari dalam rumah memakai sarung dan peci untuk
bergegas ke Mushala. Fatimah terlihat kaget. Sekaligus penasaran. Angin mana
yang menuntun kakaknya bergegas ke mushola.
INT. MUSHALA. SORE-MAGRIB
Takmir mushala menyambut
kedatangan Daus. Daus menyalami, satu persatu masyarakat tempatnya ia tinggal.
Ternyata di Mushala ada acara ruwahan.
INT. MUSHALA. MALAM.
Daus mengikuti acara
tersebut samapai selesai. Dan ia masih di Mushala ketika semua warga sudah
pulang. Hanya ada takmir mushala saja.
EXT. MUSHOLA. PAGI
Terlihat daus di sudut
mushola sedang bedzikir. Ia merenung, bermunajat kepada Allah.
CUT TO
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
Mila sangat khawatir, ia
kebingungan mencari Daus. Dan merasa tenang ketika tetangganya member tahu
bahwa Daus berada di dalam mushola.
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
Fatimah berpamitan kepada
Mila, untuk mengantarkan makanan kepada Daus.
INT. MUSHALA. PAGI.
Fatimah menemui Daus. Dan
meminta do’a kepada Daus jika Fatimah mau mengikuti audisi bintang cilik.
CUT TO
INT. RUMAH DAUS. MALAM.
Daus, tengah duduk sila di
depan televisi. Bukan menonton teleisi melainkan ia berdiam diri, dengan tasbih
yang masih di genggamannya. Mila hanya tersenyum tipis melihat tingkah aneh
anakknya.
CUT TO
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
Fatimah tengah memilah-milah
baju mana yang akan ia kenakan saat audisi nantinya. Ingin meminta pendapat
pada Daus. Fatimah merasa kakaknya memiliki selera fashion yang lebih
bagus darinya meskipun Daus laki-laki.
INT. KAMAR DAUS. PAGI.
Masih dengan sajadahnya,
Daus merenung kembali. Dengan tasbih yang tak lepas dari tangannya. Serta
mulutnya yang terus berkomat-kamit melafadzkan dzikir. Suara ketukan pintu
kembali mengaggetkannya.
INT. RUANG TELEVISI. PAGI.
Fatimah telah membawa
beberapa baju yang m,enurutnya pantas ia kenakan.
INT. KAMAR DAUS. PAGI.
Daus bangkit dari duduknya.
Kemudian membukakan pintu. Daus melihat adiknya yang cengar-cengir sambil
menenteng beberapa baju.
INT. RUANG TELEVISI. PAGI.
Fatimah menunjukkan beberapa
pakaiannya. Dan menyelonong masuk ke kamar kakaknya,
INT. KAMAR DAUS. PAGI.
Daus tersenyum geli dan
kemudian tertawa lebar melihat tingkah adiknya itu. Dan akhirnya daus
memilihkan pakaian yang terbaik untuk adiknya.
INT. RUANG MAKAN. PAGI.
Fatimah dan Mila bergegas
menuju tempat audisi. Ia berpamnitan pula dengan Daus.
CUT. TO
INT. RUANG AUDISI. SIANG.
Fatimah mulai berakting. Ia
ditantang oleh dewan juri untuk berakting seseorang yang bego, dan
lain-lainnya. Hasilnya Fatimah terlihat
lucu di tempat audisi tersebut. dan akhirnya Fatimah lolos audisi.
CUT.
TO
INT. RUMAH DAUS. SIANG.
Suasana rumah tenang.
Ditambah sepoi-sepoi angin siang. Daus tengah duduk di teras rumah. Berpikir
apa yang selanjutnya akan ia lakukan.
EXT. JALAN MENUJU RUMAH
DAUS. SORE.
Fatimah dan Mila berjalan
penuh syukur dan riang.
EXT. SERAMBI RUMAH DAUS.
SORE.
Daus melihat Fatimah berlari
mengahampirinya. Dengan wajahnya yang begitu sumringah. Mila mengikutinya
dengan berjalan kaki.
INT. RUANG TAMU. SORE.
Fatimah menceritakan apa
yang dia alami sewaktu audisi kepada Daus. Semenjak ayahnya meninggal waktu
Fatimah berusia lima tahun,Fatimah tidak bisa lepas dengan kakaknya. Apa-apa
yang terjadi pada dirinya ia ceritakan kepada Daus.
INT. MUSHALA. MAGRIB.
Fatimah mengajak Daus untuk
bergegas ke Mushola. Semenjak undangan Pak RT dan Takmir Mushola waktu itu,
Daus menjadi pribadi yang lebih tenang.
CUT TO
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
Seperti biasa Fatimah
berangkat ke sekolah. Ia berpamitan dengan Mila dan Daus. Hatinya begitu
sumringah semenjak lolos audisi kemarin.
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
Tiba-tiba terdengar suara
tabrakan keras. Daus dan mila yang berada di rumah kaget. Dan segera keluar.
EXT. BERANDA RUMAH DAUS.
PAGI.
Daus hanya terdiam, tubuhnya
seakan tidak dapat bergerak. Air mulai mengalir deras di wajahnya.
SKENARIO
OPENING SCENE:
EXT. SUNGAI. SORE. WAKTU
SENJA.FLASHES.
(TILL UP)Kaki Daus kemudian (C.U)
bagian wajah yang memandang sungai penuh hasyrat ingin menjeburkan diri ke
dalam sungai. Dan hanyut serta tubuhnya tercabik-cabik akibat benturan dengan
benda-benda yang tertabrak oleh dirinya. Batu, kayu, dan pinggiran sungai,
serta warna sungai merah semerah langit Senja.
KEMUDIAN MUNCUL.
“TANGIS SURGA”
ACT II:
EXT. JALAN MENUJU RUMAH
DAUS.SORE.
CAST: DAUS
Matahari mulai kembali ke
peraduannya. Perjalanan Daus ke rumahnya terasa sangat jauh. Ketika ia baru
saja menyelesaikan urusannya dengan seseorang di hidupnya.
C.U wajah daus yang tampak
kecewa.
SFX.
DAUS
Ah, sudah aku duga akan seperti ini.
CUT TO
EXT. DEPAN RUMAH DAUS. SORE
Terlihat Mila sedang menyapu
halaman, dibantu oleh Fatimah.
FATIMAH
Saya bantu ya Bun,
MILA
Iya Nak.
CUT TO
EXT. DEPAN RUMAH DAUS. SORE
Dari kejauhan terlihat Daus
nampak lesu. Sambil menenteng Map.
FATIMAH
Bun, itu kak Daus dari mana?
MILA
Itu dari nglamar kerja
FATIMAH
Oh,..
DAUS
Assalamualaikum
FATIMAH
Waalaikumsalam
MILA
Waalaikumsalam, gimana Nak, hasilnya?
DAUS
Belum rezeki aku Bunda.
MILA
Ya, yang sabar ya. kan sudah Bunda bilang, kalau kamu ikut saja
dengan pamanmu yang di seberang pulau sana.
DAUS
Daus, nggak mau Bunda.
MILA
Anak ini tetep kayak dulu. Selalu ngeyel.Ya sudah…
Masuk dulu sana.
DAUS
Iya Bunda.
CUT TO
INT. KAMAR DAUS. SORE
CAST: DAUS, AYAH DAUS
C.U MAP YANG DI PEGANG DAUS.
DAUS
Bunda, kenapa menyuruh aku ikut paman ya…
mungkin… aku…
FLASHBACK.
AYAH DAUS
Daus, kenapa Daus marah sama Bunda?
DAUS
Aku sebel sama Bunda, soalnya Bunda nggak ngebolehin Daus buat
mainan kembang api sendirian.padahal Daus kan udah gede.
AYAH DAUS
Iya, Ayah tahu, tapi kan Bunda khawatir sama Daus, takut tangan
Daus terluka. Jadi Bunda bantuin Daus.
Eh, kalau udah gede kenapa masih ngompol hayooo…
DAUS
Kan Daus udah berumur delapan tahun.
AYAH DAUS
Hehehehe, lucu kamu ya. sambil mencubit pipi Daus
CROSS FADE
BACK TO
DAUS
Apa mungkin… aku…
INT. KAMAR DAUS. MAGHRIB
(V.O)Suara adzan.
C.U Wajah Daus
yang menitikan air mata.
INT. KAMAR DAUS. MAGHRIB.
(O.S) tok.. tok.. tok…
DAUS
(SFX) Siapa ya, Pasti Fatimah..
FATIMAH
Assalamualaikum, Kak…
DAUS
Waalaikumsalam…
DAUS MEMBUKA PINTU,
DAUS
Kamu, Fat, ada apa?
FATIMAH
Boleh aku masuk Kak?
DAUS
Ya iyalah boleh.
FATIMAH
Makasih, kak..
Kak, kira-kira liburan besok kakak mau kemana?
Jalan-jalan yuk Kak?
DAUS
Kakak, mau dirumah aja..
hehehe
FATIMAH
Yah.. eh, nggak jadi jalan-jalan aja deh.
DAUS
Lho kok nggak jadi?
FATIMAH
Nggak ah, soalnya aku mau ikutan audisi aja ah..
DAUS
Memangnya kamu bisa?
FATIMAH
Bisa dong Kak….
INT. KAMAR DAUS. MAGHRIB
KAMERA FOLLOW Perbincangan Daus Dan
Fatimah.
DAUS
Eh dek, yuk shalat dulu.
Ngobrolnya nanti lagi…
FATIMAH
Hehehe, ayuk kak.
ACT III:
EXT. PEMANDANGAN SEKITAR
RUMAH DAUS. PAGI.
FLIPP FRAME Matahari mulai meninggi.
(V.O) suara piring. INFRAME KABUT
TIPIS SEOLAH-OLAH MENGGAMBARKAN BAU MASAKAN.
INT. RUANG MAKAN. PAGI.
KAMERA FOLLOW Mila membawa bakul dan
piring. Kemudian diletakkan di meja makan.
IN FRAME
fatimah masuk. dan sarapan
FATIMAH
Bunda, Fatimah bantu ya? sambil mengulurkan tangan
MILA
Iya. menyodorkan piring tempat lauk pauk
(C.U) Menu sarapan pagi.
EXT. TERAS RUMAH DAUS. PAGI.
FLIPPFRAME Mila sedang menyapu halaman.
IN FRAME
FATIMAH
Bunda, Fatimah berangkat dulu ya.
MILA
Memindahkan sapu ke tangan kirinya
Iya nak. Hati-hati ya.
FATIMAH
Iya Bunda. Assalamualaikum
MILA
Waalaikumsalam…
CUT TO
EXT. TERAS RUMAH DAUS. PAGI.
KAMERA FOLLOW wajah Daus yang merenung di
ruang tamu.
MILA
Hayo, lagi ngelamunin apa?
DAUS
Terkaget, dengan wajah panik.
Nggak Bunda, Daus nggak ngelamunin apa-apa kok.
MILA
Oh ya sudah
EXT. DEPAN RUMAH DAUS. PAGI.
Terlintas warga desa sedang
bersiap-siap untuk bekerja.
CUT TO
ACT IV:
EXT. SUNGAI. PAGI.
MUTE. raut muka Daus yang gelisah.
ZOOM IN air sungai yang mengalir deras.
ZOOM OUT. angin yang
mengibas-ngibaskan baju Daus.
FLASHBACK
Terlihat pertengkaran antara
Daus dan Mila
MILA
Sudah Nak, kamu jangan ikut-ikutan.. Bunda khawatir
DAUS
Tidak Bun, Daus harus ikut. Sambil menyisingkan lengan
baju seragamnya.
MILA
Jangan Daus. Sambil memegang lengan Daus.
DAUS
Tidak Bun. Melepaskan genggaman bundanya.
TRACK RIGHT. Mila terjatuh serta air mata yang mengalir semakin
Deras.
BACK TO
Angin yang menerpa Daus semakin kencang. Tiba-tiba senyum
Fatimah melintas
SPLIT SCREEN
CUT
TO
EXT. RUMAH. PAGI.
FLASHBACK
DAUS
Bunda, Daus pergi ke sekolah dulu ya..
MILA
Iya Nak, hati-hati ya?
DAUS
Iya
CUT BACK TO
EXT. LAPANGAN. PAGI
Kerumunan pelajar yang
membawa benda tajam. Sesekali ZOOM IN dan ZOOM OUT pada wajah
Daus.
CUT BACK TO.
INT. KAMAR DAUS. PAGI/SIANG.
KAMERA FOLLOW tubuh Daus yang terbaring
di kamar. Sesekali ZOOM IN wajah Daus yang nampak gelisah dan
mengucurkan banyak keringat. dan kemudian KAMERA FOLLOW wajah daus yang
terbangun tergesa-gesa. dan nampak gelisah.
DAUS
Astaghfirullahaladzim…
SFX. Tok.. Tok…
KAMERA FOLLOW langkah Daus membukakan
pintu.
C.U tangan Daus yang memegang
ganggang pintu.
INT. RUANG TELEVISI.
PAGI/SIANG
C.U wajah Fatimah.
FATIMAH
Hehehe, kakak..
Sambil melambai dan terlihat keberatan membawa baju.
DAUS
Ada apa dedek cantik??
FATIMAH
Kak, aku mau minta pendapat kakak.
aku masuk ya?
melangkahkan kaki ke kamar Daus.. belum sempat di hadang oleh
tangan Daus
DAUS
siapa yang ngijinin masuk kamarku?
FATIMAH
Kakak..
menampakkan wajah cemberut
DAUS
ya udah, masuk…
mau apa?
sambil membalikkan badan.
FATIMAH
Nih, lho kak, liburan kemarinkenapa aku nggak jadi jalan-jalan
ya ini…
sambil menunjukkan baju-baju yang dibawanya.
DAUS
Hubungannya dengan baju yang kamu bawa apa dek?
FATIMAH
ya, aku mau minta pendapat buat kostum apa yang bagus buat aku
ikutan audisi…
DAUS
Hah.. kaget
ikutan audisi apa?
FATIMAH
Bintang cilik dong kak…
DAUS
Kapan?
FATIMAH
Liburan besok dong kak, aku nanti dianterin Bunda.
DAUS
Oh..
FATIMAH
Yang mana kak?
DAUS
Em.. yang ini aja deh. Bagus. Warnanya cerah. Cantik dipakai
kamu.
FATIMAH
Makasih kakak… oh iya udah di tunggu bunda buat makan…
DAUS
Oke, duluan gih, ntar kakak nyusul..
CONT’D
INT. RUANG MAKAN. SIANG.
EXTREEME LONG SHOT
MILA
Daus, gimana kamu sudah menghubungi paman kamu?
DAUS
Belum Bun…
MILA
Lho, kok belum?
DAUS
Aku masih belum yakin bunda..
MILA
Kalau belum yakin di yakinin dong, minta petunjuk kepada Allah
DAUS
Iya Bunda
IN FRAME.
FATIMAH
Bunda, aku sudah dipilihin baju oleh kakak lho bunda.
MILA
Oh iya,
Benar Daus?
DAUS
Dipaksa Bunda buat milihin..
Sambil meledek Fatimah
MILA
Benar Fat?
FATIMAH
Hehehehe
MILA
Ya sudah makannya dihabiskan.
DAUS
Iya Bunda
FATIMAH
Iya Bun…
CUT TO
INT. RUANG TAMU. SIANG.
(SFX)Tok… tok…
CONT’D
EXT. BERANDA RUMAH DAUS.
SIANG.
Terlihat takmir mushola,
serta ketua RT mendatangi rumah Daus.
TAMU
Assalamualaikum
INT. RUANG TAMU. SIANG.
MILA
Waalaikumsalam
Oalah Pak RT sama Pak Sarmo
Silahkan masuk.
PAK TRESNO
Iya bu, makasih
Saya
dan Pak Sarmo datang kesini untuk mengundang Daus untuk mengikuti acara ruwahan
di mushola
MILA
Iya Pak, nanti saya sampaikan
PAK SARMO
Terima kasih ya Bu. Saya selaku panitia dan takmir mushola
mengucapkan terima kasih.
MILA
Iya
Pak. Sama-sama…
CUT TO
ACT V:
EXT. BERANDA RUMAH. SORE.
KAMERA FOLLOW Fatimah tengah
menyapu halaman rumah.
IN FRAME. Daus tengah keluar dari
pintu.
TRACK RIGHT. Dari Fatimah kemudian menuju
daus.
FATIMAH
Alhamdulillah….
DAUS
Dek, kakak ke mushala dulu ya….
Assalamualaikum….
FATIMAH
Waalaikumsalam
Hati-hati kak
DAUS
Yuhuuu….
CONT’D
INT. MUSHALA. SORE-MAGRIB
PAK SARMO
Assalamualaikum, mas Daus
selamat datang…
DAUS
Waalaikumsalam
Terima kasih Pak undangannya.
PAK SARMO
Iya sama-sama nak….
Silahkan masuk.
DAUS
Iya Pak
CUT TO
INT. MUSHALA. MALAM.
FAST MOTION
ZOOM IN wajah Daus yang
memperhatikan secara seksama dan terkadang pandangannya kosong seperti sedang
memikirkan sesuatu.
ZOOM OUT Suasana Pengajian.
CLOSE UP KIAI MAHAMUD
KIAI
MAHMUD
Saudara-saudara
yang berbahagia. Kita sebagai umat allah dan rasulnya kita senantiasa harus
menghormati kedua orang tua kita. Atau yang disebut sebagai birul walidain.
Terutama ibu kita.
CUT.
EXT. MUSHOLA. PAGI
KAMERA MEMAINKAN ZOOM IN dan ZOOM OUT Daus di
sudut mushola sedang bedzikir. Ia merenung, bermunajat kepada Allah. Dengan
tatapan yang kosong.
CUT TO
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
ESHTABLISH SHOT. Rumah Daus yang mulai terlihat aktivitasnya.
O.S ADZAN MAGRIB.
MILA
Fatimah,
kakakmu kok belum pulang juga….
FATIMAH
Iya
Bun, kita yang sabar saja mungkin kak daus masih kangen dengan masjid…. Hehehe
MILA
Ya sudah deh, siapa tahu di minta bantuan juga menjadi takmir…
Ya
sudah sana bersiap-siap.
FATIMAH
Iya
Bunda….
MILA
Oh
iya jangan lupa bawa rantang ini, antarkan ke kakakmu ya?
FATIMAH
Iya
Bunda.
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
FATIMAH
Bunda,
Fatimah pergi dulu ya?
MILA
Iya
nak, hati-hati…
FATIMAH
Assalamualaikum
MILA
Waalaikumsalam
INT. MUSHALA. PAGI.
ESTABLISH SHOT MUSHOLA. ZOOM
IN MUSHOLA
FATIMAH
Assalamualaikum….
PAK SARMO
Waalaikumsalam
Oh, ini Fatimah ya?
FATIMAH
Iya
Pak, aku Fatimah, kak Dausnya ada disini tidak Pak?
PAK SARMO
Iya
ada, tuh ada disudut sana sambil
menunjuk ke arah tempat Daus duduk.
TRACK
LEFT KEMUDIAN TRACK RIGHT
FATIMAH
Terima
kasih Pak.
PAK SARMO
Iya
sama-sama Fatimah….
KAMERA TRACK FATIMAH
FATIMAH
Assalamualaikum
Kak….
DAUS
Waalaikumsalam
Ada
apa Dedek?
FATIMAH
Ini Kak, aku bawain sarapan buat kakak sama Pak Sarmo
Soalnya Bunda khawatir sama Kakak… semaleman nggak pulang….
Makanya aku bawakan sisa makananku tadi malam… heheheh, bercanda kak….
DAUS
(Sambil mencubit pipi Fatimah) ih, kamu itu ya…
Kakak,
baik-baik saja kok, bilangin sama bunda, kalau kakak nanti pulang.. Oke?
FATIMAH
Iya
kak… oh iya kak, aku sekalian mau pamitan, dan minta izin serta do’anya agar
aku bisa mengikuti audisi secara lancar.
DAUS
Oke
dek.. Kakak do’ain deh,hehehe
FATIMAH
Makasih
ya Kak?
DAUS
Iya
sama-sama Dek…
FATIMAH
Assalamualaikum
DAUS
Waalaikumsalam
CUT TO
INT. RUMAH DAUS. MALAM.
KAMERA ZOOM IN. wajah Daus yang nampak
serius.
TRACK RIGHT RUANG TAMU. Mila mengintip dan
sesekali tersenyum melihat anaknya yang berlaku aneh.
CUT TO
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
FATIMAH
Aduh,
kemarin yang dipilihin kakak itu yang mana ya? Aku lupa….
ZOOM IN Baju-baju yang berserakan
di kasur.
FATIMAH
Aha…
minta pendapat Kakak lagi ah… hehehehe
CUT TO
INT. KAMAR DAUS. PAGI.
KAMERA FOLLOW tubuh Daus. tang sedang
bersila, serta berdzikir. kemudia terdengar
V.O tok… tok… tok…
Nampak wajah Daus yang kaget
akibat ketukan pintu.
CUT TO
INT. RUANG TELEVISI. PAGI.
TRACK Fatimah yang memebawa
beberapa baju.
FATIMAH
Kak… Assalamualaikum…
CUT TO
INT. KAMAR DAUS. PAGI.
DAUS
Waalaikumsalam
Fat, ada apa?
INT. RUANG TELEVISI. PAGI.
ZOOM IN wajah Fatimah yang
cengengesan….
FATIMAH
Ini
lho kak, aku lupa, kemarin kakak pilihin baju yang mana sih?
Langsung masuk ke kamar
Daus.
CUT TO
INT. KAMAR DAUS. PAGI.
DAUS
Hahahaha,
hihiihih…. Menahan senyum
FATIMAH
Kenapa
kak?
DAUS
Nggak kenapa-kenapa…. Nih bajunya… yang warna biru…
Ingat
Dek warna biru…
FATIMAH
Iya kak… muka menahan malu….
INT. RUANG MAKAN. PAGI.
KAMERA FOLLOW Daus. sesekali memainkan
ZOOM IN dan ZOOM OUT. wajah daus.
ZOOM wajah fatimah yang nampak
riang. Kemudian shot wajah mila.
DAUS
Mau
kemana Dek?
FATIMAH
Audisi
bintang cilik dong kak….
DAUS
Oh,…
MILA
Bunda
pergi dulu ya nak?
DAUS
Iya
Bun… Sambil Mencium Tangan Mila
FATIMAH
Kak,
berangkat dulu ya…
DAUS
Iya…
nanti jangan lupa kalau audisi… heheheeh
ejek
Daus
FATIMAH
Iya kak…
Assalamualaikum
DAUS
Waalaikumsalam
CUT. TO
INT. RUANG
AUDISI. SIANG.
FATIMAH
Assalamualaikum
DEWAN JURI I
Waalaikumsalam, Fatimah mau menampilkan apa?
FATIMAH
Aku mau nampilin nyanyi….
DEWAN JURI I
Oke, ayo mulai nyanyi….
FATIMAH
Desaku yang kucinta… pujaan hatiku…. Tempat ayah dan
bunda dan handai tolanku… tak judah ku lupakan….
DEWAN JURI II
Fatimah, bisa akting nggak?
FATIMAH
Bisa .. Aku bisa…
DEWAN JURI III
Oke, kamu berakting jadi orang bego, rajin, suka
menabung dan suka membantu….
FATIMAH
Mulai berakting…
BEBERAPA MENIT KEMUDIAN
DEWAN JURI I
Baiklah saatnya pengumuman
Yang lolos adalah….
Zahwa, Renata, Ramona,
Teresia, Yuna, Fatimah….
FATIMAH
Horeee….
MILA
Alhamdulillah… selamat ya Nak..
FATIMAH
Iya Bunda… memeluk Bunda.
CUT. TO
INT. RUMAH DAUS. SIANG.
ESTABLISH SHOT.
ZOOM wajah Daus yang
kebingungan….
EXT. JALAN MENUJU RUMAH
DAUS. SORE.
ESTABLISH SHOT
Fatimah berlonjak-lonjak
kegirangan karena ia di terima dan lolos audisi.
EXT. SERAMBI RUMAH DAUS.
SORE.
DAUS
Yah, si Fatime udah datang.
FATIMAH
Assalamualaikum
Kak…
DAUS
Waalaikumsalam
MILA
Sudah
makan Nak?
DAUS
Sudah
Bunda….
MILA
Oh
ya sudah….
DAUS
Kenapa
dengan Fatimah Bunda?
MILA
Nanti
ia pasti cerita padamu….
INT. RUANG TAMU. SORE.
FATIMAH
Kak,
tahu nggak kak?
DAUS
Ya
kakak nggak tahu lah, orang adek belum bilang apa-apa ke kakak.
FATIMAH
Oke,
aku ceritain….
FLASHBACK AUDISI
FLASHBACK CUT
DAUS
Hahahaha
FATIMAH
Benar
kan kak? Maskaa jurinya nyuruh Fatimah akting kayak begitu…. Aku belum bisa,
tapi berusaha semampuku malah kelihatan lucu….
DAUS
Yang
penting kan lolos Dek…
FATIMAH
Iya
kak….
CUT
TO
INT. MUSHALA. MAGRIB.
O.S ADZAN MAGRIB
FATIMAH
Kak,
kita ke mushala yuk…
DAUS
Oke
Dek, bentar ya, kakak ngambil sarung dan peci dulu.
OUT FRAME DAUS
IN FRAME DAUS
DAUS
Yuk,
Dek..
FATIMAH
Ayuk
Kak…
Bunda…
Fatimah dan Kak Daus ke mushala dulu ya….
CUT TO
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
FATIMAH
Kak,
Bunda, Fatimah berangkat sekolah dulu ya….
MILA
Iya
Nak…
DAUS
Mau
tak anter nggak Dek?
FATIMAH
Nggak usah Kak…
Assalamualaikum
MILA
DAN DAUS
Waalaikumsalam…
CUT
TO
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
O.S SUARA TABRAKAN KERAS
DAUS
Ada
apa itu Bunda…
MILA
Tidak
tahu Nak…. bergegas keluar.
EXT. BERANDA RUMAH DAUS.
PAGI.
ZOOM IN wajah Daus.
DIAM
TERPAKU….
Sedang Mila hanya menangis
tersedu-sedu.
THE END
CREDIT TITLE

0 komentar:
Posting Komentar