Enter Header Image Headline Here

Kamis, 11 Juli 2013

SKENARIO TUGASKU

SINOPSIS
Dalam pertarungan pikiranya yang kadung junud, Daus akhirnya untuk memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan menjeburkan diri ke sungai yang  meluap akibat hujan deras dua hari yang lalu. Dari jauh tubuh Daus terseret air bahyang menggulungpontang-panting, kakinya nabrak jembatan besi, tangannya nabrak batangan pohon, dan kepalanya juga terbentur batu sampai bonyok. Siapa pun yang melihat pasti  menjerit  haru sekuat-kuatnya.
Tapi dalam pikirannya yang lain. Daus terpingkal-pingkal memegang tingkah laku adiknya Fatimah yang tengah bercerita pengalamannya ikut audisi bintang cilik. Cerita Fatimah, katanya disuruh berperan jadi anak bego dan pincang tapi rajin menabung dan suka menolong.
Di sisi pikirannya Daus yang lain lagi, malah tengah duduk sila, berdzikir di pojok mushola. Sebentar-sebentar meneteskan air mata. Bahkan kadang tampak sesenggukan, tak tertahankan.
Namun Daus sepertinya masih teringat kejadian dirinya saat hanyut terbawa banjir. Sebentar kemudian , ia ingat adiknya Fatimah yang melucu. Lantas, muncul lagi dirinya berada di pojok mushala, Banjir, cengkerama dengan adiknya, duduk di Mushala silih berganti menghantui pikiran Daus yang tengah bersandar di ruang tamu.
Semetara Bu Mila (ibunya Daus da Fatimah, hanya gel;eng-geleng kepala dari pojok ruang tamu. Entah  menahan pilu, haru, atau sebenarnya heran.

TREATMENT
Tokoh:
DAUS
Karakteristik tokoh

A. PERAWAKAN TUBUH.
Berusia sekitar 25 tahun.
Tinggi sekitar 170 cm.
Memiliki tanda lahir berupa tahi lalt di jidat.
Berkulit kuning langsat.

B. WATAK
Penuh semangat
Kurang percaya diri dalam setiap keputusan yang diambilnya (pesimis)
Peyayang
Ringan tangan
Mudah putus asa
Keras kepala

FATIMAH
Karakteristik tokoh

A. PERAWAKAN TUBUH
Memiliki tinggi badan sekitar 125 cm
Berperawakan kurus
Kulit kuning langsat
Gemar memakai jilbab
Berumur sekitar 10 tahun

B. WATAK
Periang
Optimistis
Suka mengibur
Menyukai komik islam
Bercita-cita ingin menjadi penyanyi dan aktris.
Sedikit keras kepala

MILA
Karakteristik tokoh

A. PERAWAKAN TUBUH
Berbadan tambun (gendut)
Kulit kuning langsat
Berjilbab
Sering memakai gamis atau daster
Berumur sekitar 50 tahun

B. WATAK
Lemah lembut
Penyabar
Selalu mendukung apa yang diinginkan oleh putra putrinya

ACT I:

EXT. SUNGAI. SORE. WAKTU SENJA.
Terlihat Daus yang memandang sungai penuh hasyrat ingin menjeburkan diri ke dalam sungai tersebut. Dan hanyut serta tubuhnya tercabik-cabik akibat benturan dengan benda-benda yang tertabrak oleh dirinya. Batu, kayu, dan pinggiran sungai, serta warna sungai merah semerah langit Senja.  
KEMUDIAN MUNCUL.
“TANGIS SURGA”

ACT II:
EXT. JALAN MENUJU RUMAH DAUS.SORE.
Matahari mulai kembali ke peraduannya. Perjalanan Daus ke rumahnya terasa sangat jauh. Ketika ia baru saja menyelesaikan urusannya dengan seseorang di hidupnya.

CUT TO

EXT. DEPAN RUMAH DAUS. SORE
Terlihat Mila sedang menyapu halaman, dibantu oleh Fatimah.

CUT TO

EXT. DEPAN RUMAH DAUS. SORE
Dari kejauhan terlihat Daus nampak lesu. Sambil menenteng Map.

CUT TO

INT. KAMAR DAUS. SORE
Meletakkan Map di meja. Kemudian ia merebahkan tubuhnya di dipan. Tampak murung. Ia teringat kata-kata Ayahnya.

INT. KAMAR DAUS. MAGHRIB
Suara adzan mulai terdengar. Daus masih menyesali apa yang dia lakukan hari ini. dan menyerah melakukan apa yang siduruh oleh ibunya.

INT. RUANG TELEVISI. MAGHRIB.
Terdengar suara ketukan pintu yang membangunkan lamunan Daus dan ternyata yang diluar sana adalah Fatimah. Kemudian Fatimah masuk ke dalam kamar Daus. 

INT. KAMAR DAUS. MAGHRIB
Daus tengah berbincang-bincang dengan Fatimah dan melaksanakan salat berjamaah.

ACT III:

EXT. PEMANDANGAN SEKITAR RUMAH DAUS. PAGI.
Matahari mulai meninggi. Terdengar suara piring dan bau masakan di dalam rumah Daus.

INT. RUANG MAKAN. PAGI.
Mila sedang membawa bakul nasi dan sayur untuk sarapan. Dari kejauhan Fatimah sedang bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.

EXT. TERAS RUMAH DAUS. PAGI.
Terlihat Mila sedang menyapu halaman. Kemudian Fatimah berpamitan untuk ke sekolah. Sedangkan Daus hanya duduk merenung di kursi tersa.

EXT. TERAS RUMAH DAUS. PAGI.
Daus dikagetkan oleh ibunya. Dan Mila dan Daus mengobrol.

EXT. DEPAN RUMAH DAUS. PAGI.
Terlintas warga desa sedang bersiap-siap untuk bekerja.

ACT IV:

EXT. SUNGAI. PAGI.
Pikiran Daus sedang bercabang. Ia bingung apa yang akan ia lakukan untuk orang tuanya. Riak-riak sungai semakin menuduhnya. Angin yang berhembus menariknya untuk masuk menghadap sungai. Daus teringat masa lalunya.

EXT. RUMAH. PAGI.
Daus seolah-olah akan berangkat ke sekolah. Ia meminta izin kepada Mila. Namun,  itu hanya omongan belaka. Selain itu, Daus sering mengabaikan nasehat orang tuanya. Dan mengabaikannya.

INT. KAMAR DAUS. PAGI/SIANG.
Nampak Daus terkaget akan bayangan masa lalunya. Dan di kagetkan oleh suara ketukan pintu.

INT. RUANG TELEVISI. PAGI/SIANG
Daus membuka pintu, dan didapatinya adiknya Fatimah. Dengan senyum lebarnya. Fatimah kemudian bercerita apa yang ia dapatkan di sekolahnya. Dan kemana ia akan pergi nantinya saat liburan tiba.

INT. RUANG MAKAN. SIANG.
Daus makan siang bersama. Setiap ucapan ibunya kini ia cermati baik-baik. Namun, Daus terkadang masih mengabaikannya. Masuk kuping kanan, keluar kuping kiri.

INT. RUANG TAMU. SIANG.
Suara ketukan pintu terdengar dari luar. Dari dalam terlihat ada orang yang datang.

EXT. BERANDA RUMAH DAUS. SIANG.
Terlihat takmir mushola, serta ketua RT mendatangi rumah daus.

INT. RUANG TAMU. SIANG.
Mila membukakan pintu. Dan sedikit kaget melihat ketua RT dan takmir mushala datang. Mila mempersilahkan masuk kedua tamu tersebut. dan menanyakan ada keperluan apa. Dari balik korden yang menyekat antara ruang tamu, telihat daus yang sedang mengintip.

ACT V:

EXT. BERANDA RUMAH. SORE.
Fatimah tengah menyapu halaman rumah. Terlihat daus dari dalam rumah memakai sarung dan peci untuk bergegas ke Mushala. Fatimah terlihat kaget. Sekaligus penasaran. Angin mana yang menuntun kakaknya bergegas ke mushola.

INT. MUSHALA. SORE-MAGRIB
Takmir mushala menyambut kedatangan Daus. Daus menyalami, satu persatu masyarakat tempatnya ia tinggal. Ternyata di Mushala ada acara ruwahan.

INT. MUSHALA. MALAM.
Daus mengikuti acara tersebut samapai selesai. Dan ia masih di Mushala ketika semua warga sudah pulang. Hanya ada takmir mushala saja.

EXT. MUSHOLA. PAGI
Terlihat daus di sudut mushola sedang bedzikir. Ia merenung, bermunajat kepada Allah.

CUT TO

INT. RUMAH DAUS. PAGI.
Mila sangat khawatir, ia kebingungan mencari Daus. Dan merasa tenang ketika tetangganya member tahu bahwa Daus berada di dalam mushola.

INT. RUMAH DAUS. PAGI.
Fatimah berpamitan kepada Mila, untuk mengantarkan makanan kepada Daus.

INT. MUSHALA. PAGI.
Fatimah menemui Daus. Dan meminta do’a kepada Daus jika Fatimah mau mengikuti audisi bintang cilik.

CUT TO

INT. RUMAH DAUS. MALAM.
Daus, tengah duduk sila di depan televisi. Bukan menonton teleisi melainkan ia berdiam diri, dengan tasbih yang masih di genggamannya. Mila hanya tersenyum tipis melihat tingkah aneh anakknya.

CUT TO

INT. RUMAH DAUS. PAGI.
Fatimah tengah memilah-milah baju mana yang akan ia kenakan saat audisi nantinya. Ingin meminta pendapat pada Daus. Fatimah merasa kakaknya memiliki selera fashion yang lebih bagus darinya meskipun Daus laki-laki.

INT. KAMAR DAUS. PAGI.
Masih dengan sajadahnya, Daus merenung kembali. Dengan tasbih yang tak lepas dari tangannya. Serta mulutnya yang terus berkomat-kamit melafadzkan dzikir. Suara ketukan pintu kembali mengaggetkannya.

INT. RUANG TELEVISI. PAGI.
Fatimah telah membawa beberapa baju yang m,enurutnya pantas ia kenakan.

INT. KAMAR DAUS. PAGI.
Daus bangkit dari duduknya. Kemudian membukakan pintu. Daus melihat adiknya yang cengar-cengir sambil menenteng beberapa baju.

INT. RUANG TELEVISI. PAGI.
Fatimah menunjukkan beberapa pakaiannya. Dan menyelonong masuk ke kamar kakaknya,

INT. KAMAR DAUS. PAGI.
Daus tersenyum geli dan kemudian tertawa lebar melihat tingkah adiknya itu. Dan akhirnya daus memilihkan pakaian yang terbaik untuk adiknya.

INT. RUANG MAKAN. PAGI.
Fatimah dan Mila bergegas menuju tempat audisi. Ia berpamnitan pula dengan Daus.

CUT. TO

INT. RUANG AUDISI. SIANG.
Fatimah mulai berakting. Ia ditantang oleh dewan juri untuk berakting seseorang yang bego, dan lain-lainnya. Hasilnya  Fatimah terlihat lucu di tempat audisi tersebut. dan akhirnya Fatimah lolos audisi.

CUT. TO
                
INT. RUMAH DAUS. SIANG.
Suasana rumah tenang. Ditambah sepoi-sepoi angin siang. Daus tengah duduk di teras rumah. Berpikir apa yang selanjutnya akan ia lakukan.

EXT. JALAN MENUJU RUMAH DAUS. SORE.
Fatimah dan Mila berjalan penuh syukur dan riang.

EXT. SERAMBI RUMAH DAUS. SORE.
Daus melihat Fatimah berlari mengahampirinya. Dengan wajahnya yang begitu sumringah. Mila mengikutinya dengan berjalan kaki.

INT. RUANG TAMU. SORE.
Fatimah menceritakan apa yang dia alami sewaktu audisi kepada Daus. Semenjak ayahnya meninggal waktu Fatimah berusia lima tahun,Fatimah tidak bisa lepas dengan kakaknya. Apa-apa yang terjadi pada dirinya ia ceritakan kepada Daus.

INT. MUSHALA. MAGRIB.
Fatimah mengajak Daus untuk bergegas ke Mushola. Semenjak undangan Pak RT dan Takmir Mushola waktu itu, Daus menjadi pribadi yang lebih tenang.

CUT TO

INT. RUMAH DAUS. PAGI.
Seperti biasa Fatimah berangkat ke sekolah. Ia berpamitan dengan Mila dan Daus. Hatinya begitu sumringah semenjak lolos audisi kemarin.

INT. RUMAH DAUS. PAGI.
Tiba-tiba terdengar suara tabrakan keras. Daus dan mila yang berada di rumah kaget. Dan segera keluar.

EXT. BERANDA RUMAH DAUS. PAGI.
Daus hanya terdiam, tubuhnya seakan tidak dapat bergerak. Air mulai mengalir deras di wajahnya.



SKENARIO

OPENING SCENE:


EXT. SUNGAI. SORE. WAKTU SENJA.FLASHES.
(TILL UP)Kaki Daus kemudian (C.U) bagian wajah yang memandang sungai penuh hasyrat ingin menjeburkan diri ke dalam sungai. Dan hanyut serta tubuhnya tercabik-cabik akibat benturan dengan benda-benda yang tertabrak oleh dirinya. Batu, kayu, dan pinggiran sungai, serta warna sungai merah semerah langit Senja. 

KEMUDIAN MUNCUL.

“TANGIS SURGA”

ACT II:

EXT. JALAN MENUJU RUMAH DAUS.SORE.
CAST: DAUS
Matahari mulai kembali ke peraduannya. Perjalanan Daus ke rumahnya terasa sangat jauh. Ketika ia baru saja menyelesaikan urusannya dengan seseorang di hidupnya.
C.U wajah daus yang tampak kecewa.

SFX.
DAUS
Ah, sudah aku duga akan seperti ini.

CUT TO

EXT. DEPAN RUMAH DAUS. SORE
Terlihat Mila sedang menyapu halaman, dibantu oleh Fatimah.

FATIMAH
Saya bantu ya Bun,

MILA
Iya Nak.

CUT TO

EXT. DEPAN RUMAH DAUS. SORE
Dari kejauhan terlihat Daus nampak lesu. Sambil menenteng Map.

FATIMAH
Bun, itu kak Daus dari mana?


MILA
Itu dari nglamar kerja

FATIMAH
Oh,..

DAUS
Assalamualaikum

FATIMAH
Waalaikumsalam

MILA
Waalaikumsalam, gimana Nak, hasilnya?

DAUS
Belum rezeki aku Bunda.

MILA
Ya, yang sabar ya. kan sudah Bunda bilang, kalau kamu ikut saja dengan pamanmu yang di seberang pulau sana.

DAUS
Daus, nggak mau Bunda.

MILA
Anak ini tetep kayak dulu. Selalu ngeyel.Ya sudah…
Masuk dulu sana.

DAUS
Iya Bunda.

CUT TO

INT. KAMAR DAUS. SORE
CAST: DAUS, AYAH DAUS
C.U MAP YANG DI PEGANG DAUS.

DAUS
Bunda, kenapa menyuruh aku ikut paman ya…
mungkin… aku…

FLASHBACK.

AYAH DAUS
Daus, kenapa Daus marah sama Bunda?

DAUS
Aku sebel sama Bunda, soalnya Bunda nggak ngebolehin Daus buat mainan kembang api sendirian.padahal Daus kan udah gede.

AYAH DAUS
Iya, Ayah tahu, tapi kan Bunda khawatir sama Daus, takut tangan Daus terluka. Jadi Bunda bantuin Daus.
Eh, kalau udah gede kenapa masih ngompol hayooo…

DAUS
Kan Daus udah berumur delapan tahun.

AYAH DAUS
Hehehehe, lucu kamu ya. sambil mencubit pipi Daus

CROSS FADE

BACK TO

DAUS
Apa mungkin… aku…

INT. KAMAR DAUS. MAGHRIB
(V.O)Suara adzan.

C.U Wajah Daus yang menitikan air mata.

INT. KAMAR DAUS. MAGHRIB.
(O.S) tok.. tok.. tok…

DAUS
(SFX) Siapa ya, Pasti Fatimah..

FATIMAH
Assalamualaikum, Kak…

DAUS
Waalaikumsalam…

DAUS MEMBUKA PINTU,

DAUS
Kamu, Fat, ada apa?

FATIMAH
Boleh aku masuk Kak?

DAUS
Ya iyalah boleh.

FATIMAH
Makasih, kak..
Kak, kira-kira liburan besok kakak mau kemana?
Jalan-jalan yuk Kak?

DAUS
Kakak, mau dirumah aja..  hehehe

FATIMAH
Yah.. eh, nggak jadi jalan-jalan aja deh.

DAUS
Lho kok nggak jadi?

FATIMAH
Nggak ah, soalnya aku mau ikutan audisi aja ah..

DAUS
Memangnya kamu bisa?

FATIMAH
Bisa dong Kak….

INT. KAMAR DAUS. MAGHRIB
KAMERA FOLLOW Perbincangan Daus Dan Fatimah.

DAUS
 Eh dek, yuk shalat dulu.
Ngobrolnya nanti lagi…

FATIMAH
Hehehe, ayuk kak.

ACT III:

EXT. PEMANDANGAN SEKITAR RUMAH DAUS. PAGI.

FLIPP FRAME Matahari mulai meninggi.

(V.O) suara piring. INFRAME KABUT TIPIS SEOLAH-OLAH MENGGAMBARKAN BAU MASAKAN.
  
INT. RUANG MAKAN. PAGI.
KAMERA FOLLOW Mila membawa bakul dan piring. Kemudian diletakkan di meja makan.

IN FRAME
fatimah masuk. dan sarapan

FATIMAH
Bunda, Fatimah bantu ya? sambil mengulurkan tangan

MILA
Iya. menyodorkan piring tempat lauk pauk

(C.U) Menu sarapan pagi.

EXT. TERAS RUMAH DAUS. PAGI.

FLIPPFRAME Mila sedang menyapu halaman.

IN FRAME
FATIMAH
Bunda, Fatimah berangkat dulu ya.

MILA
Memindahkan sapu ke tangan kirinya
Iya nak. Hati-hati ya.

FATIMAH
Iya Bunda. Assalamualaikum

MILA
Waalaikumsalam…

CUT TO   

EXT. TERAS RUMAH DAUS. PAGI.
KAMERA FOLLOW wajah Daus yang merenung di ruang tamu.

MILA
Hayo, lagi ngelamunin apa?

DAUS
Terkaget, dengan wajah panik.
Nggak Bunda, Daus nggak ngelamunin apa-apa kok.

MILA
Oh ya sudah

EXT. DEPAN RUMAH DAUS. PAGI.
Terlintas warga desa sedang bersiap-siap untuk bekerja.

CUT TO

ACT IV:

EXT. SUNGAI. PAGI.
MUTE. raut muka Daus yang gelisah.

ZOOM IN air sungai yang mengalir deras.

ZOOM OUT. angin yang mengibas-ngibaskan baju Daus.

FLASHBACK
Terlihat pertengkaran antara Daus dan Mila

MILA
Sudah Nak, kamu jangan ikut-ikutan.. Bunda khawatir

DAUS
Tidak Bun, Daus harus ikut. Sambil menyisingkan lengan baju seragamnya.

MILA
Jangan Daus. Sambil memegang lengan Daus.

DAUS
Tidak Bun. Melepaskan genggaman bundanya.

TRACK RIGHT. Mila terjatuh serta air mata yang mengalir semakin Deras.

BACK TO

Angin yang menerpa Daus semakin kencang. Tiba-tiba senyum Fatimah melintas

SPLIT SCREEN

CUT TO

EXT. RUMAH. PAGI.
FLASHBACK

DAUS
Bunda, Daus pergi ke sekolah dulu ya..

MILA
Iya Nak, hati-hati ya?

DAUS
Iya

CUT BACK TO

EXT. LAPANGAN. PAGI
Kerumunan pelajar yang membawa benda tajam. Sesekali ZOOM IN dan ZOOM OUT pada wajah Daus.

CUT BACK TO.

INT. KAMAR DAUS. PAGI/SIANG.
KAMERA FOLLOW tubuh Daus yang terbaring di kamar. Sesekali ZOOM IN wajah Daus yang nampak gelisah dan mengucurkan banyak keringat. dan kemudian KAMERA FOLLOW wajah daus yang terbangun tergesa-gesa. dan nampak gelisah.

DAUS
Astaghfirullahaladzim

SFX. Tok.. Tok…

KAMERA FOLLOW langkah Daus membukakan pintu.

C.U tangan Daus yang memegang ganggang pintu.

INT. RUANG TELEVISI. PAGI/SIANG
C.U wajah Fatimah.

FATIMAH
Hehehe, kakak..
Sambil melambai dan terlihat keberatan membawa baju.

DAUS
Ada apa dedek cantik??

FATIMAH
Kak, aku mau minta pendapat kakak.
aku masuk ya?
melangkahkan kaki ke kamar Daus.. belum sempat di hadang oleh tangan Daus

DAUS
siapa yang ngijinin masuk kamarku?

FATIMAH
Kakak..
menampakkan wajah cemberut

DAUS
ya udah, masuk…
mau apa?
sambil membalikkan badan.

FATIMAH
Nih, lho kak, liburan kemarinkenapa aku nggak jadi jalan-jalan ya ini…
sambil menunjukkan baju-baju yang dibawanya.

DAUS
Hubungannya dengan baju yang kamu bawa apa dek?

FATIMAH
ya, aku mau minta pendapat buat kostum apa yang bagus buat aku ikutan audisi

DAUS
Hah.. kaget
ikutan audisi apa?

FATIMAH
Bintang cilik dong kak…

DAUS
Kapan?

FATIMAH
Liburan besok dong kak, aku nanti dianterin Bunda.

DAUS
Oh..

FATIMAH
Yang mana kak?

DAUS
Em.. yang ini aja deh. Bagus. Warnanya cerah. Cantik dipakai kamu.

FATIMAH
Makasih kakak… oh iya udah di tunggu bunda buat makan…

DAUS
Oke, duluan gih, ntar kakak nyusul..

CONT’D

INT. RUANG MAKAN. SIANG.
EXTREEME LONG SHOT

MILA
Daus, gimana kamu sudah menghubungi paman kamu?

DAUS
Belum Bun…

MILA
Lho, kok belum?

DAUS
Aku masih belum yakin bunda..


MILA
Kalau belum yakin di yakinin dong, minta petunjuk kepada Allah

DAUS
Iya Bunda

IN FRAME.

FATIMAH
Bunda, aku sudah dipilihin baju oleh kakak lho bunda.

MILA
Oh iya,
Benar Daus?

DAUS
Dipaksa Bunda buat milihin..
Sambil meledek Fatimah

MILA
Benar Fat?

FATIMAH
Hehehehe

MILA
Ya sudah makannya dihabiskan.

DAUS
Iya Bunda

FATIMAH
Iya Bun…

CUT TO

INT. RUANG TAMU. SIANG.
(SFX)Tok… tok…

CONT’D

EXT. BERANDA RUMAH DAUS. SIANG.
Terlihat takmir mushola, serta ketua RT mendatangi rumah Daus.
TAMU
Assalamualaikum

INT. RUANG TAMU. SIANG.
MILA
Waalaikumsalam
Oalah Pak RT sama Pak Sarmo
Silahkan masuk.

PAK TRESNO
Iya bu, makasih
Saya dan Pak Sarmo datang kesini untuk mengundang Daus untuk mengikuti acara ruwahan di mushola

MILA
Iya Pak, nanti saya sampaikan

PAK SARMO
Terima kasih ya Bu. Saya selaku panitia dan takmir mushola mengucapkan terima kasih.

MILA
Iya Pak. Sama-sama…

CUT TO

ACT V:

EXT. BERANDA RUMAH. SORE.
KAMERA FOLLOW Fatimah tengah menyapu halaman rumah.
IN FRAME. Daus tengah keluar dari pintu.
TRACK RIGHT. Dari Fatimah kemudian menuju daus.


FATIMAH
Alhamdulillah….

DAUS
Dek, kakak ke mushala dulu ya….
Assalamualaikum….

FATIMAH
Waalaikumsalam
Hati-hati kak

DAUS
Yuhuuu….

CONT’D

INT. MUSHALA. SORE-MAGRIB
PAK SARMO
Assalamualaikum, mas Daus
selamat datang…

DAUS
Waalaikumsalam
Terima kasih Pak undangannya.

PAK SARMO
Iya sama-sama nak….
Silahkan masuk.

DAUS
Iya Pak

CUT TO

INT. MUSHALA. MALAM.

FAST MOTION

ZOOM IN wajah Daus yang memperhatikan secara seksama dan terkadang pandangannya kosong seperti sedang memikirkan sesuatu.

ZOOM OUT Suasana Pengajian.

CLOSE UP KIAI MAHAMUD
KIAI MAHMUD
Saudara-saudara yang berbahagia. Kita sebagai umat allah dan rasulnya kita senantiasa harus menghormati kedua orang tua kita. Atau yang disebut sebagai birul walidain. Terutama ibu kita.

CUT.

EXT. MUSHOLA. PAGI
KAMERA MEMAINKAN ZOOM IN dan ZOOM OUT Daus di sudut mushola sedang bedzikir. Ia merenung, bermunajat kepada Allah. Dengan tatapan yang kosong.

CUT TO

INT. RUMAH DAUS. PAGI.
ESHTABLISH SHOT. Rumah Daus  yang mulai terlihat aktivitasnya.

O.S ADZAN MAGRIB.    

MILA
Fatimah, kakakmu kok belum pulang juga….

FATIMAH
Iya Bun, kita yang sabar saja mungkin kak daus masih kangen dengan masjid…. Hehehe


MILA
Ya sudah deh, siapa tahu di minta bantuan juga menjadi takmir…
Ya sudah sana bersiap-siap.

FATIMAH
Iya Bunda….

MILA
Oh iya jangan lupa bawa rantang ini, antarkan ke kakakmu ya?

FATIMAH
Iya Bunda.

INT. RUMAH DAUS. PAGI.
FATIMAH
Bunda, Fatimah pergi dulu ya?

MILA
Iya nak, hati-hati…

FATIMAH
Assalamualaikum

MILA
Waalaikumsalam

INT. MUSHALA. PAGI.
ESTABLISH SHOT MUSHOLA. ZOOM IN MUSHOLA

FATIMAH
Assalamualaikum….

PAK SARMO
Waalaikumsalam
Oh, ini Fatimah ya?

FATIMAH
Iya Pak, aku Fatimah, kak Dausnya ada disini tidak Pak?

PAK SARMO
Iya ada, tuh ada disudut  sana sambil menunjuk ke arah tempat Daus duduk.

TRACK LEFT KEMUDIAN TRACK RIGHT
FATIMAH
Terima kasih Pak.

PAK SARMO
Iya sama-sama Fatimah….

KAMERA TRACK FATIMAH
FATIMAH
Assalamualaikum Kak….

DAUS
Waalaikumsalam
Ada apa Dedek?

FATIMAH
Ini Kak, aku bawain sarapan buat kakak sama Pak Sarmo
Soalnya Bunda khawatir sama Kakak… semaleman nggak pulang…. Makanya aku bawakan sisa makananku tadi malam… heheheh, bercanda kak….

DAUS
(Sambil mencubit pipi Fatimah) ih, kamu itu ya…
Kakak, baik-baik saja kok, bilangin sama bunda, kalau kakak nanti pulang.. Oke?

FATIMAH
Iya kak… oh iya kak, aku sekalian mau pamitan, dan minta izin serta do’anya agar aku bisa mengikuti audisi secara lancar.


DAUS
Oke dek.. Kakak do’ain deh,hehehe

FATIMAH
Makasih ya Kak?

DAUS
Iya sama-sama Dek…

FATIMAH
Assalamualaikum

DAUS
Waalaikumsalam

CUT TO

INT. RUMAH DAUS. MALAM.
KAMERA ZOOM IN. wajah Daus yang nampak serius.
TRACK RIGHT RUANG TAMU. Mila mengintip dan sesekali tersenyum melihat anaknya yang berlaku aneh.

CUT TO

INT. RUMAH DAUS. PAGI.
FATIMAH
Aduh, kemarin yang dipilihin kakak itu yang mana ya? Aku lupa….

ZOOM IN Baju-baju yang berserakan di kasur.

FATIMAH
Aha… minta pendapat Kakak lagi ah… hehehehe

CUT TO

INT. KAMAR DAUS. PAGI.
KAMERA FOLLOW tubuh Daus. tang sedang bersila, serta berdzikir. kemudia terdengar

V.O tok… tok… tok…

Nampak wajah Daus yang kaget akibat  ketukan pintu.

CUT TO
INT. RUANG TELEVISI. PAGI.
TRACK Fatimah yang memebawa beberapa baju.

FATIMAH
Kak… Assalamualaikum…

CUT TO

INT. KAMAR DAUS. PAGI.
DAUS
Waalaikumsalam Fat, ada apa?

INT. RUANG TELEVISI. PAGI.
ZOOM IN wajah Fatimah yang cengengesan….

FATIMAH
Ini lho kak, aku lupa, kemarin kakak pilihin baju yang  mana sih?

Langsung masuk ke kamar Daus.

CUT TO

INT. KAMAR DAUS. PAGI.
DAUS
Hahahaha, hihiihih…. Menahan senyum

FATIMAH
Kenapa kak?


DAUS
Nggak kenapa-kenapa…. Nih bajunya… yang warna biru…
Ingat Dek warna biru…

FATIMAH
Iya kak… muka menahan malu….

INT. RUANG MAKAN. PAGI.
KAMERA FOLLOW Daus. sesekali memainkan ZOOM IN dan ZOOM OUT. wajah daus.

ZOOM wajah fatimah yang nampak riang. Kemudian shot wajah mila.
DAUS
Mau kemana Dek?

FATIMAH
Audisi bintang cilik dong kak….

DAUS
Oh,…

MILA
Bunda pergi dulu ya nak?

DAUS
Iya Bun… Sambil Mencium Tangan Mila

FATIMAH
Kak, berangkat dulu ya…

DAUS
Iya… nanti jangan lupa kalau audisi… heheheeh
ejek Daus


FATIMAH
Iya kak… 
Assalamualaikum

DAUS
Waalaikumsalam

CUT. TO

INT. RUANG AUDISI. SIANG.
FATIMAH
Assalamualaikum

DEWAN JURI I
Waalaikumsalam, Fatimah mau menampilkan apa?

FATIMAH
Aku mau nampilin nyanyi….

DEWAN JURI I
Oke, ayo mulai nyanyi….

FATIMAH
Desaku yang kucinta… pujaan hatiku…. Tempat ayah dan bunda dan handai tolanku… tak judah ku lupakan….

DEWAN JURI II
Fatimah, bisa akting nggak?

FATIMAH
Bisa .. Aku bisa…

DEWAN JURI III
Oke, kamu berakting jadi orang bego, rajin, suka menabung dan suka membantu….

FATIMAH
Mulai berakting…

BEBERAPA MENIT KEMUDIAN

DEWAN JURI I
Baiklah saatnya pengumuman
Yang lolos adalah….
Zahwa, Renata, Ramona, Teresia, Yuna, Fatimah….

FATIMAH
Horeee….

MILA
Alhamdulillah… selamat ya Nak..

FATIMAH
Iya Bunda… memeluk Bunda.

CUT. TO
                
INT. RUMAH DAUS. SIANG.

ESTABLISH SHOT.

ZOOM wajah Daus yang kebingungan….

EXT. JALAN MENUJU RUMAH DAUS. SORE.
ESTABLISH SHOT
Fatimah berlonjak-lonjak kegirangan karena ia di terima dan lolos audisi.

EXT. SERAMBI RUMAH DAUS. SORE.

DAUS
Yah, si Fatime udah datang.


FATIMAH
Assalamualaikum Kak…

DAUS
Waalaikumsalam

MILA
Sudah makan Nak?

DAUS
Sudah Bunda….

MILA
Oh ya sudah….

DAUS
Kenapa dengan Fatimah Bunda?

MILA
Nanti ia pasti cerita padamu….

INT. RUANG TAMU. SORE.
FATIMAH
Kak, tahu nggak kak?

DAUS
Ya kakak nggak tahu lah, orang adek belum bilang apa-apa ke kakak.

FATIMAH
Oke, aku ceritain….

FLASHBACK AUDISI

FLASHBACK CUT
DAUS
Hahahaha

FATIMAH
Benar kan kak? Maskaa jurinya nyuruh Fatimah akting kayak begitu…. Aku belum bisa, tapi berusaha semampuku malah kelihatan lucu….

DAUS
Yang penting kan lolos Dek…

FATIMAH
Iya kak….
CUT TO

INT. MUSHALA. MAGRIB.
O.S ADZAN MAGRIB
FATIMAH
Kak, kita ke mushala yuk…

DAUS
Oke Dek, bentar ya, kakak ngambil sarung dan peci dulu.

OUT FRAME DAUS

IN FRAME DAUS
DAUS
Yuk, Dek..

FATIMAH
Ayuk Kak…
Bunda… Fatimah dan Kak Daus ke mushala dulu ya….

CUT TO
INT. RUMAH DAUS. PAGI.
FATIMAH
Kak, Bunda, Fatimah berangkat sekolah dulu ya….

MILA
Iya Nak…

DAUS
Mau tak anter nggak Dek?

FATIMAH
Nggak usah Kak…
Assalamualaikum

MILA DAN DAUS
Waalaikumsalam…

CUT TO

INT. RUMAH DAUS. PAGI.
O.S SUARA TABRAKAN KERAS
DAUS
Ada apa itu Bunda…

MILA
Tidak tahu Nak…. bergegas keluar.

EXT. BERANDA RUMAH DAUS. PAGI.
ZOOM IN wajah Daus.
DIAM TERPAKU….
Sedang Mila hanya menangis tersedu-sedu.

THE END

CREDIT TITLE

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Recent Posts

Categories

Unordered List

Zawa Clocks Sumber : http://fatholthearseko.blogspot.com/2011/09/pasang-jam-mickey-mouse-di-blog.html#ixzz2HXe2rGXS

Text Widget

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Kaliwungu, Kendal, Indonesia
Pengalaman adalah guru terbaik

Followers


Tag Cloud

MENULIS MERUPAKAN SALAH SATU HOBI YANG TIDAK PERNAH AKU KETAHU. MENULIS PULA TELAH MELATIH DAYA INGATKU.. SO BEGITULAH PERTEMUANKU DENGAN MENULIS
Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info